Jumat, 27 Maret 2020

Penyebab Terjadinya Kanker Kelenjar Getah Bening dan Komplikasinya


Penyebab Terjadinya Kanker Kelenjar Getah Bening dan Komplikasinya

kanker bisa menyerang siapa saja dan dimana saja sesuai dengan letak munculnya sel kanker pada tubuh manusia. Jika Anda lebih familiar dengan kanker payudara, kanker servik, kanker prostat dan kanker kulit, jangan lupa bahwa masih ada organ lain yang juga bisa terkena kanker yang mematikan yaitu kelenjar getah beningKelenjar ini merupakan sebuah satuan sistem limfatik yang memiliki fungsi berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh yaitu memproduksi sel darah putih yang berfungsi melawan bibit penyakit. Kanker limfatik ini cukup mematikan karena kelenjar limfa memiliki saluran tersendiri untuk penghubung antar kelenjar sehingga sel kanker dapat menjalar dengan lebih cepat.

Kelenjar limfatik sendiri berada di beberapa titik tubuh seperti ketiak, leher, dagu, pangkal paha dan paha. Kanker kelenjar limfatik ini terbagi menjadi dua yaitu kanker getah bening Hodgkin dan kanker getah bening non hodgkin. Dimana secara pasti belum diketahui apa penyebab kanker yang juga disebut sebagai kelenjar limfoma ini namun kanker dapat dideteksi setelah munculnya sel limfosit abnormal di kelenjar dan berkembang secara pesat sehingga kelenjar menjadi membengkak. Meski belum diketahui secara pasti, ada beberapa kategori orang yang memiliki resiko lebih tinggi terkena kanker limfoma Hodgkin yaitu:

- Berada di usia 20 sampai 40 tahun atau di atas 50 tahun.
- Memiliki jenis kelamin laki-laki.
- Memiliki masalah daya tahan tubuh seperti pada pasien HIV dan autoimun.
- Pasien dengan konsumsi obat yang menekan sistem kekebalan tubuh.
- Memiliki keluarga dengan riwayat kanker limfosit.
- Memiliki penyakit virus Epstein-Barr (EBV).

Sedangkan untuk faktor resiko tinggi terkena kanker ini non Hodgkin antara lain:

- Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.
- Berusia di atas 60 tahun atau pada anak-anak.
- Memiliki riwayat penyakit autoimun.
- Memiliki riwayat penyakit hepatitis B, leukemia, pylori dan virus Epstein Barr.
- Memiliki kondisi obesitas.
- Sering terpapar radiasi nuklir atau radiasi kimia.

Kelenjar limfoma yang terletak di berbagai titik tubuh dan memiliki saluran tersendiri untuk saling berhubungan dengan kelenjar lain maupun dengan organ di dekatnya membuat kanker limfoma ini lebih cepat menyebar. Pasien dengan status kanker limfoma di stadium awal dapat dengan cepat berubah ke stadium lanjut sehingga membutuhkan penanganan secepatnya. Untuk mengantisipasinya, Anda perlu melakukan deteksi dini dengan mengetahui gejala yang dapat ditimbulkan dari kanker ini yaitu:

- Terjadi pembesaran di salah satu atau beberapa kelenjar seperti di ketiak, paha dan leher.
- Mengalami penurunan berat badan yang signifikan.
- Mudah lelah.
- Sering mengalami demam.
- Sering mengalami gatal-gatal tanpa sebab yang jelas.
- Sesak nafas.
- Mengeluarkan keringat di malam hari.

Hingga saat ini obat yang efektif untuk kanker kelenjar getah bening belum ditemukan. Pengobatan dilakukan dengan cara operasi, kemoterapi dan radiasi atau kombinasi ketiganya pada pasien. Semakin cepat kanker ditemukan dan diobati maka kesempatan untuk sembuh akan lebih besar. sel kanker di kelenjar ini bisa dengan mudah menyebar e organ lain yang berdekatan seperti pada otak yang berasal dari kelenjar di leher, atau di paru-paru yang berasal dari kelenjar yang berada di ketiak. Pola hidup sehat harus selalu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk mencegah penyakit kanker dan mencegahnya kambuh kembali jika Anda sudah mendapatkan pengobatan tuntas untuk kasus yang sama.


1 komentar:

  1. Linimasaade baru tahu informasinya mbak.Semoga selalu menjaga kesehatan dan terhindar dari kanker.

    BalasHapus