Minggu, 20 September 2020

Hobi Memasak? Yuk Simak 6 Makanan Dengan Bahan Utama Tepung Segitiga Biru

Tepung Segitiga Biru

Tepung terigu merupakan bahan dasar yang penggunaannya hampir ada di setiap makanan. Bagi anda yang memiliki hobi memasak maupun membuat kue, pasti anda tidak asing dengan kegunaan dan fungsi tepung terigu. Namun bagi sebagian orang mungkin tidak mengetahui kegunaan tepung yang sebenarnya. Dengan menggunakan tepung, anda bisa berkreasi membuat masakan. Berikut ini beberapa contoh makanan yang berbahan dasar tepung segitiga biru.

Beberapa Contoh Makanan Yang Berbahan Dasar tepung Terigu

1. Kue Kering

Kue kering merupakan kudapan makanan ringan yang tidak memiliki posisi sebagai makanan utama, khususnya bagi masyarakat Indonesia. Kue kering biasanya memiliki cita rasa manis atau asin. Kue kering juga memiliki kadar air yang sangat rendah sehingga dapat disimpan dalam waktu yang lama. Umumnya kue ini bertekstur keras dan renyah akibat reaksi pembuatannya yang dioven. Bagi masyarakat Indonesia, kue ini bisa ditemui saat lebaran.

Di negara lain, kue kering sering disajikan pada saat sore hari sebagai teman untuk meminum teh. Bahkan di negara tertentu, kue kering merupakan kudapan yang wajib disediakan saat menjamu tamu. Makanan ini memiliki bahan dasar utama yakni tepung terigu. Masyarakat menggunakan tepung Segitiga Biru karena dapat menghasilkan tekstur yang cenderung keras namun lebih renyah.

Apabila anda ingin membuat kue kering sendiri, anda bisa mulai membuat kudapan yang sudah dikenal secara umum salah satunya adalah nastar. Kue kering nastar memiliki resep yang sangat sederhana. Anda bisa menyiapkan mentega, susu bubuk, gula halus, kuning telur, selai nanas, susu kental manis, minyak goreng dan tepung terigu. Caranya pun juga terbilang mudah, anda bisa memanfaatkan layanan internet untuk mengetahui pembuatan nastar.

2. Bahan Dasar Mi Buatan Rumah

Mi merupakan makanan berupa adonan tepung yang tipis dan panjang dengan cara pembuatannya yang digulung. Pada umumnya, mi berbahan dasar tepung terigu yang kaya akan karbohidrat. Jika anda pencinta mi, anda bisa membuat mi buatan rumah yang lebih sehat dengan menggunakan tepung Segitiga Biru. Anda hanya perlu menyiapkan bahan bahan seperti, telur ayam, minyak goreng, garam, dan bahan utama yaitu tepung terigu.

Anda bisa menggunakan tepung terigu berprotein tinggi atau rendah. Setelah anda menyiapkan bahan, campurkan tepung terigu dengan  garam sesuai selera, lalu masukkan telur ayam dan minyak ke dalam tepung kemudian uleni adonan hingga melembut dan mengkilat. Selanjutnya, bungkus adonan tersebut dengan kain dan biarkan selama 30 menit.  Lalu bentuk dan pipihkan adonan menggunakan alat pemipih. Mie buatan rumah pun sudah siap.

3. Roti Buatan Rumah

Roti merupakan salah satu makanan berbahan dasar tepung terigu dan air. Sering kali pembuatan roti harus difermentasikan dengan ragi, sehingga dapat bertahan lebih lama. Di negara bagian Barat, roti adalah salah satu makanan pokok mereka. Namun, anda pun juga bisa membuatnya sendiri di rumah. Siapkan tepung Segitiga Biru berprotein sedang, gula pasir, garam, air, dan ragi jika dibutuhkan. Campur semua bahan lalu kukus atau oven.

Melalui penjelasan tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa tepung terigu hampir menjadi bahan utama pembuatan semua jenis makanan. Tepung terigu terbagi dalam 3 jenis, yakni tepung terigu berprotein rendah, protein sedang, dan protein tinggi. Tepung trigu Bogasari Segitiga Biru tergolong jenis tepung yang memiliki protein rendah. Hal ini dibuktikan dari fungsi kegunaannya untuk kue kering dan berbagai macam kue lainnya.


Sabtu, 19 September 2020

Penggunaan Fire Suppression System untuk Perusahaan Pertambangan


Penggunaan Fire Suppression System untuk Perusahaan Pertambangan

Melansir buletin SKK Migas pada tahun 2017, disebutkan bahwa perusahaan pertambangan seperti perusahaan minyak dan gas memiliki potensi bahaya yang sangat tinggi. Oleh sebab itu, rangkaian pencegahan dan juga penanganan mengenai bahaya yang akan terjadi harus selalu dipersiapkan dengan baik. Salah satu risiko yang sering terjadi adalah kebakaran, sehingga penggunaan fire suppression system Indonesia sangatlah diperlukan.

Fire suppression system atau sistem pemadam api, merupakan perangkat yang dilengkapi dengan tabung kompresor, sistem pengakumulasi tekanan gas, serta detektor panas berbentuk pipa. Alat ini berfungsi untuk mendeteksi panas sekaligus menentukan titik api, sehingga sangat penting untuk dimiliki bagi perusahaan pertambangan.

Dalam jurnalPPNS yang berjudul Analisis Risiko dan Perancangan FM-200 Fire Suppression System pada Substantion”, penulis melakukan studi kasus pada perusahaan minyak dan gas bumi. Mengingat perusahaan pertambangan seperti ini memiliki banyak aset dengan instrumen kelistrikan, risiko kebakaran sebisa mungkin harus diminimalisir agar tidak merugikan dan membahayakan perusahaan. Di sisi lain, perusahaan juga tidak bisa menggunakan pemadam kebakaran dalam bentuk APAR karena tidak efektif dan juga tidak memenuhi standar. Untuk itu, fire suppression system hadir sebagai sistem yang bisa mencegah risiko kebakaran.

Fire suppression system terdiri atas tiga jenis, yakni Rise of Pressure atau ROP, Lost Pressure atau LOP, serta Electric Actuation (FLD). Untuk lebih jelasnya, bisa dilihat dalam poin berikut:

1. Rise of Pressure atau ROP System

Merupakan sistem pemadaman api yang menitikberatkan pressure pada sensor yang terbakar api. Sistem ini juga sudah mendapatkan akreditasi Active Fire serta dilengkapi dengan in-cube system. Tak hanya itu, pengoperasiannya juga mudah dan hemat biaya.

2. Lost Pressure atau LOP System

Merupakan sistem pemadaman api yang ketika timbul percikan api, pressure-nya akan loss (release). Sistem ini juga memiliki efek minimum terhadap tekanan sistem akibat fluktuasi suhu, sudah diuji coba sehingga aman digunakan, serta terakreditasi dengan Active Fire.

3. Electric Actuation (FLD)

Aktuasi Listrik (FLD) menggunakan kabel detektor panas linier dan solenoid listrik untuk melepaskan sistem secara otomatis. Sistem ini menggunakan sirkuit FOAM-GUARD Linier Detection yang dimonitor dengan resistor 10k ohm. Ketika terjadi kenaikan temperatur, detektor FOAM-GUARD ini akan meleleh dan menyebabkan kabel internal untuk memicu pembukaan solenoid listrik. Hal ini kemudian akan menggerakan katup pelepasan yang terletak pada silinder. Aktuasi Listrik (FLD) ini dapat diintegrasikan ke dalam ROP dan juga LOP.

Mengingat pentingnya sistem pemadaman api ini pada perusahaan pertambangan, maka penggunaannya harus dimaksimalkan untuk mencegah risiko kebakaran. Semoga bermanfaat!

Sabtu, 12 September 2020

Penggunaan Layanan Konsultasi Online untuk Memantau Kesehatan di Masa Pandemi


Penggunaan Layanan Konsultasi Online untuk Memantau Kesehatan di Masa Pandemi

Pandemi Covid-19 dengan jumlah penderita yang bertambah setiap harinya masih menimbulkan kepanikan tersendiri bagi masyarakat. Tidak jarang seseorang yang terkena flu ringan menganggap dirinya tengah terjangkit virus corona. Tentunya, Anda sebagai masyarakat cerdas perlu melakukan tindakan awal agar tidak panik, salah satunya dengan memanfaatkan layanan konsultasi dokter Covid-19 secara online.

Cara online kini lebih dilirik karena efisiensi waktu dan materi. Segala bentuk pengeluaran yang biasanya dipakai untuk akomodasi kendaraan, parkir, uang daftar, dan sebagainya bisa dipotong seluruhnya dan dialihkan untuk hal lain. Konsultasi secara online juga bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja sehingga memungkinkan siapapun untuk menjangkau beragam kemudahan.

Kenapa Harus Konsultasi secara Online?

Pembatasan Sosial Berskala Besar atau yang lebih dikenal dengan PSBB merupakan protokol yang digencarkan pemerintah demi menekan penyebaran virus. Masyarakat diminta untuk mengurangi aktivitas di luar rumah dan disiplin menerapkan social distancing. Pemanfaatan internet dan melakukan aktivitas secara online jadi opsi agar segala kegiatan kemasyarakatan tidak berhenti. Begitu pula pada sektor kesehatan yang menggencarkan konsultasi dokter secara online.
Di balik konsultasi secara online tersebut, terdapat segudang kemudahan yang bisa dirasakan oleh penggunanya. Anda bisa memanfaatkan hal ini bukan hanya untuk diri sendiri bahkan juga untuk keluarga. Setidaknya ada empat alasan yang mengharuskan Anda memakai konsultasi dokter secara online dalam masa pandemi ini.

1. Lebih Efektif


Konsultasi bisa dikatakan lebih efektif walaupun tidak bertatap muka secara langsung. Efektivitas waktu dan materi bisa dirasakan ketika pertama kali melakukan konsultasi. Dengan begitu aktivitas lain bisa dengan runtut dikerjakan dan uang kesehatan bisa dialokasikan untuk kebutuhan yang lainnya.

2. Tidak Perlu Keluar Rumah

Dalam masa pandemi ini setiap orang dituntut untuk membatasi ruang geraknya terutama ketika di luar rumah. Seseorang dilarang untuk keluar rumah bila tidak diperlukan. Sedangkan kondisi kesehatan tidak bisa diprediksi arahnya. Oleh sebab itu keberadaan layanan online ini akan sangat membantu Anda sekeluarga untuk tetap mematuhi aturan yang ada.

3.Sebagai Salah Satu Bentuk Pencegahan Penularan Virus

Menjaga diri sendiri memang perlu, namun Anda juga bisa menjaga orang lain dengan cara tidak keluar rumah. Layanan kesehatan online hadir untuk mendorong terciptanya hal tersebut. Sebagai salah satu bentuk pencegahan penularan virus, layanan konsultasi dokter online terus diupayakan untuk bisa digunakan oleh masyarakat luas tanpa harus keluar rumah.

4. Bisa Dimanfaatkan Kapan pun dan Di mana pun

Terakhir, layanan ini bisa dimanfaatkan kapan pun dan di mana pun. Para dokter dan staff di dalamnya siap siaga membantu seluruh pasiennya walaupun secara online. Di samping itu, Anda bisa menggunakan layanan lainnya yang bisa mempermudah pelayanan kesehatan.
Percayakan pelayanan kesehatan pada dokter berbasis online. Pelayanan dan cara kerja yang cukup efisien bisa mempermudah pemantauan kesehatan tanpa harus keluar rumah. Dengan fitur yang bisa digunakan kapan pun dan di mana pun, membuka batasan untuk tetap memantau dan berkonsultasi kesehatan pada ahlinya.


Kamis, 03 September 2020

Yuk Intip 4 Bahan Terbaik untuk Membuat Print Masker di Sini


Yuk Intip 4 Bahan Terbaik untuk Membuat Print Masker di Sini

Sebagai upaya mengurangi dan mencegah penyebaran Virus Corona, Pemerintah Indonesia telah mewajibkan masyarakat untuk memakai masker saat berada di luar rumah. Karena masker medis mulai langka, maka masker nonmedis pun menjadi alternatif yang disarankan oleh WHO. Namun, tidak semua alat penutup mulut ini efektif dalam menangkal virus. Berikut terdapat beberapa bahan terbaik yang dapat digunakan untuk membuat print masker. Simak ulasannya.

Pilihan Bahan Kain Terbaik untuk Membuat Masker

1. Kain Katun Tebal

Bahan Katun merupakan salah satu bahan yang kerap digunakan dalam pembuatan masker ini. Bahan ini juga cenderung sangat mudah ditemukan pada setiap rumah. Anda dapat menemukannya dari baju katun atau sarung bantal yang ada di tempat tinggal anda. Namun ternyata tidak semua bahan katun ini sama. Keefektifan katun tergantung pada seberapa banyak serat atau padatnya tenunan. Serat-serat tersebut yang berguna untuk memblokir partikel virus.

Agar lebih mudah mengetahuinya, anda dapat mengarahkan kain katun pada lampu. Jika cahaya melewati serat dengan mudah, maka berarti kain tersebut tidak memiliki filtrasi yang cukup baik. Semakin tebal kain yang digunakan untuk membuat print masker, maka akan semakin bagus untuk menghalau virus. Bahkan para ahli merekomendasikan untuk menggunakan dua lapis kain katun 100 persen, agar dapat melindungi secara ekstra.

2. Kain Nilon

Selanjutnya ada kain nilon yang juga cukup bagus untuk menangkal virus. Penggunaan bahan ini dapat meningkatkan kinerja masker sekitar 15 hingga 50 persen. Bahan dari nilon 70D cukup efektif karena dapat menyaring hampir sekitar 77 persen partikel besar, dan 12 persen partikel kecil. Sedangkan nilon 40D memiliki tingkat filtrasi yang lebih tinggi lagi, namun pengguna akan lebih sulit untuk bernapas sehingga tidak akan cocok sebagai bahan dasar masker.

3. Kombinasi Katun dan Sifon

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bahwa kain katun merupakan pilihan terbaik dan praktis sebagai bahan dasar masker fullprint. Namun, berdasarkan studi, penggabungan kain katun dengan dengan lapisan non-katun bisa menghasilkan masker yang jauh lebih efektif. Anda dapat menggunakan satu lapis katun tebal digabung dengan 2 lapis kain sifon. Pilihan bahan kain sifon ini bersifat elektrostatik, sehingga mampu menghasilkan muatan yang dapat memerangkap virus.

4. Katun dan Kain Sutera atau Flanel

Ternyata tidak hanya kain sifon saja yang dapat digabungkan dengan bahan katun. Bahan lainnya seperti kain sutera dan flanel juga bersifat elektrostatik, dan dapat menghasilkan muatan yang berfungsi memerangkap virus. Anda dapat menggunakan satu lapis katun tebal digabung dengan 2 lapis kain sutera atau satu lapis flanel untuk membuat masker. Maka kemudian anda akan mendapatkan alat penutup mulut yang lebih efektif daripada hanya dari katun saja.

5. Tisu Handuk

Untuk membuat masker fullprint atau lainnya yang memiliki perlindungan ekstra, CDC atau Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit menyarankan untuk memasukkan kertas filter kopi di antara lapisan kain. Namun, beberapa orang merasa sulit untuk bernapas dengan tambahan dari filter kopi. Sebagai penggantinya, anda dapat menggunakan tisu handuk yang lebih nyaman agar tidak sulit untuk bernapas. Satu lapisan tisu handuk mampu menyaring 23 persen dari partikel 0,3 mikron.

Itulah beberapa bahan terbaik untuk membuat masker kain. Pastikan anda membeli masker yang aman serta nyaman untuk digunakan. Gunakan masker dengan cara yang benar, dan rawat dengan baik. Walau sudah menggunakan masker, tetap terapkan social distancing dan rutin mencuci tangan serta menjaga kebersihan. Agar anda dapat membantu untuk mencegah penyebaran virus di tengah era new normal ini.