Selasa, 09 Februari 2021

Soft Skill yang Harus Dimiliki Untuk Meningkatkan Kinerja

Soft Skill

Demi mewujudkan produktivitas kerja, perusahaan membutuhkan tenaga kerja yang berkompeten sebagai modal utama. Kompetensi tidak hanya diukur dari hard skills tetapi juga soft skills. Maka dari itu, penting untuk melakukan soft skills assessment terhadap karyawan maupun calon karyawan. 


4 Soft Skill Terpenting dalam Dunia Kerja 


Penting diketahui bahwa soft skills mampu melengkapi hard skills yang dipunyai karyawan. Sebab, kenyataan di lapangan membuktikan bahwa kemampuan teknis saja belum cukup untuk mencapai kinerja yang efektif dan maksimal.

Setidaknya ada 4 soft skills utama yang dibutuhkan untuk mendorong peningkatan produktivitas kerja, antara lain:

    1. Kemampuan Interpersonal 

Adapun pengertian kemampuan interpersonal yaitu kemampuan untuk berhubungan dengan orang lain dalam koridor yang semestinya.

 

Dalam situs universitaspsikologi.com disebutkan bahwa individu yang kemampuan interpersonalnya baik, maka akan mampu berkomunikasi secara efektif dengan individu yang karakternya beragam.


2. Kemampuan Manajemen Waktu

 

Dalam dunia kerja, kemampuan untuk mengelola waktu sangat dibutuhkan. Sebab seorang karyawan harus bisa menentukan skala prioritas kerja supaya semua pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target.


3. Kemampuan Beradaptasi

 

Saat terjun ke dunia kerja, akan sulit memprediksi perubahan dan tantangan yang mungkin terjadi. Sebagai antisipasi maka Anda memerlukan kemampuan untuk beradaptasi.

 

Dengan begitu, Anda bisa dengan mudah dan luwes menyesuaikan diri di lingkungan kerja baik yang sekarang maupun yang akan datang. Hal tersebut juga penting agar karir Anda terus berkembang.


4. Kemampuan Menyelesaikan Persoalan dan Berpikir Kritis

 

Dapat dipastikan tidak ada yang mulus selama bekerja. Anda akan dihadapkan oleh berbagai persoalan yang membutuhkan analisa tajam dan solusi yang efektif serta efisien. Maka dari itu, problem solving dan critical thinking menjadi soft skills yang penting.

Jenis Penilaian Soft Skill di Platform SMART


Tidak perlu risau, Anda dapat melakukan asesmen terhadap soft skills karyawan dengan memanfaatkan platform online dari ASI Asia Pacific. Sebagai soft skills consultant profesional, ASI menyediakan tipe asesmen berbasis cloud yang dapat dipilih sesuai kebutuhan, seperti:

    1.  SMART Values

Tes SMART Values berkutat pada pertanyaan tentang norma. Tujuan utama tes ini antara lain mengetahui seberapa kuat keyakinan tiap individu atas norma yang dipegang, seberapa tangguh kemampuan bertahan tiap individu dan seberapa kuat keinginan untuk berjuang dalam karir.

 

2. SMART Personality

 

Jenis selanjutnya adalah SMART Personality yang hasil akhirnya menggambarkan kepribadian individu tersebut. Dalam tes ini, seseorang diharuskan memilih salah satu jawaban yang dirasa paling mendekati dengan kepribadian yang ia miliki.

 

Dengan SMART Personality, perekrut dapat mengetahui beberapa data seperti pola pikir, kemampuan interpersonal, kemampuan leadership, kemampuan bekerjasama dalam tim dan kemampuan beradaptasi dari individu bersangkutan.


3. SMART Checking

 

Tes SMART Checking merupakan asesmen dalam bentuk gambar dan simbol. Tujuannya adalah untuk menguji kemampuan individu dalam memperhatikan hal yang detail. 

Tes ini mirip dengan jenis psikotes wartegg atau drawing completion test. Laman psychologymania.com menyebutkan bahwa tes wartegg berguna untuk mengetahui persepsi dan cara pengambilan keputusan tiap orang.

Tiap asesmen yang disediakan platform SMART ASI memiliki jumlah item yang berbeda dan durasi waktu yang terbatas. Semua tes dapat dilaksanakan secara online yang mudah diakses dari perangkat apapun. Hasilnya dijamin akurat karena didukung oleh teknologi Artificial Intelligence.